Kebijakan pemerintah saat ini yang mengharamkan praktek perjudian di Indonesia sudah di mulai dari zaman reformasi. Pernahkah anda ketahui jika casino di Indonesia pernah mendapatkan legalitas dari pemerintah?

Fakta mengatakan bahwa permainan judi di Indonesia sendiri dipercaya sudah ada sejak jaman kerajaan majapahit, dan itu di temukan bukti banyaknya sisa coin – coin judi pada penggalihan situs – situs istana kerajaan majapahit yang terpendam.

Lalu bagimana sejarah casino di Indonesia sendiri?. Pada saat VoC Belanda berkuasa atas Batavia, penjajah ingin mendapatkan penghasilan pajak yang tinggi untuk pembangunan.

Maka dari itu VoC memberikan izin kepada rakyat pribumi untuk membuka tempat – tempat casino pada tahun 1620.

Para bangsawan di Batavia memiliki kebebasan untuk membuka casino di dalam atau diluar kota Batavia.

Perkembangan Sejarah Casino di Indonesia

Pada saat itu para bangsawan yang mengurus casino – casino tersebut dan melakukan pembuatan koin untuk bermain judi serta rumah timbang untuk barang-barang rakyat pribumi. Para bangsawan juga diberikan hak pembangian penghasilan 20% cukai dari pajak casino yang ada di Batavia. Judi kartu dan dadu merupakan permainan yang paling terkenal. Pada saat itu juga permainan capjiki mulai dimainkan di Indonesia.

Pada tahun 1965 Presiden Soekarno mengeluarkan Keputusan presiden No 113 Tahun 1965 tentang casino lotre merusak moral bangsa dan masuk dalam kategori majemuk. Memasuki Orde Baru, casino lotre ini terus berkembang. Tahun 1968, Pemda Surabaya mengeluarkan Lotto (Lotre Totalisator) PON Surya yang tidak ada kaitannya dengan penyelenggaraan olahraga, hanya berdasarkan undian. Yang bertujuan hanya unuk menghimpun dana bagi PON VII yang akan diselenggarakan di Surabaya tahun 1969 serta mencari keuntungan belaka.

Tahun 1974, Lotre Koni dihapus. Pemerintah melalui Menteri Sosial Mintaredja yang menjabat saat itu mulai memikirkan sebuah gagasan untuk menyelenggarakan casino lotre rakyat sebagai bentuk undian tanpa menimbulkan ekses judi. Setelah melakukan dan meriset melalui studi banding selama dua tahun, kementrian social berkesimpulan, penyelenggaraan casino lotre rakyat dilaksanakan dengan bentuk sederhana dan tidak menimbulkan ekses judi. Selain itu, perbandingan yang diperoleh penyelenggara tebakan, pemerintah, dan hadiah bagi si penebak 40-40-20.

Tentang Sejarah Casino di Indonesia

Pajak penghasilan dari casino lotre tersebut yang harus dibayar berturut-turut tahun 1986 Rp 2 miliar, tahun 1987 Rp 3 miliar, tahun 1988 Rp 4 miliar, dan tahun-tahun berikutnya Rp 8 miliar. Pada tahun 1991, berdasarkan kesepakatan dengan Dirjen Pajak, pelaksana dan pengelola harus membayar pajak pertambahan nilai (PPN) Rp 13,4 miliar, pajak hadiah undian dan PPh Rp 12 miliar, sehingga total pajak yang harus dibayarkan adalah Rp 25,4 miliar.

Pada tanggal 25 November 1993, pemerintah mencabut dan membatalkan pemberian izin untuk pemberlakuan SDSB tahun 1994, dikarenakan banyaknya demonstrasi yang terjadi menuntut penutupan casino lotre yang di anggap telah menghancurkan khalayak banyak, dan kebijakan ini menunjukan bahwa pemerintah berat untuk menutup casino lotre karena keuntungan dari pajak yang sangat besar maka kebijakan ini di keluarkan pada saat demontrasi besar yang memaksa pemerintah untuk mengambil kebijkan yang menurut saya tidak sepaham dengan arti kafiah dari casino lotre itu sendiri.

Sehubungan dengan judi, agama islam pun melarang ada nya bentuk perjudian yang ada di dalam al-Qur’an, kata maysir disebutkan sabanyak tiga kali, yaitu dalam surat al-Baqaraħ (2) ayat 219, surat al-Mâ`idaħ (5) ayat 90 dan ayat 91.

Sejarah mengenai casino internatiol dan informasi bermanfaat bias dilihat di Online Casino

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *